Selamatkan Mangrove Lewat Teknologi, Unila Cetak Kader Digital di Desa Margasari

Lampung Timur — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Desiminasi Hasil Riset (PKm-DHR) Universitas Lampung (Unila) bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Indah, Desa Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, melaksanakan kegiatan Pembentukan Kader Digital Mangrove/Konservasi Mangrove Digital.

 

Program ini bertujuan untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan konservasi mangrove berbasis data dan teknologi, sehingga upaya rehabilitasi dan pengawasan dapat dilakukan lebih tepat sasaran.

 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 11 Juli 2026 pukul 09.00–12.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran dosen, mahasiswa, serta anggota KTH Lestari Indah. Acara dibuka dengan sambutan Prof. Dr. Rahmat Safei, S.Hut., M.Si., selaku tim PKm-DHR Unila.

 

Dalam sambutannya beliau menegaskan tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove serta memperkenalkan sistem digital untuk menilai kesehatan hutan yang kaitannya dengan perkembangan zaman.

 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua KTH Lestari Indah, Bapak Darso yang menyampaikan apresiasi kepada Tim PKm-DHR Unila atas semangat dan kontribusinya serta menjelaskan masalah yang dialami petani dan nelayan yang ada di Desa Margasari tentang degradasi mangrove.

 

Menurut Bapak Darso selaku Ketua KTH Lestari Indah, “Hutan mangrove Desa Margasari mengalami degradasi yang cukup parah. Hutan mangrove yang dulu memiliki luasan sekitar 700 ha mengalami penurunan yang signifikan, sekitar 600 ha luasan hilang akibat abrasi.”

 

Pelaksanaan program dipimpin oleh Dr. Rico Andrian, S.Si., M.Kom., dengan dukungan dosen dan mahasiswa lintas disiplin. Materi yang diberikan mencakup pengenalan tiga sistem digital, pemantauan kesehatan mangrove, dan teknik konservasi mangrove, yakni:

 

1. Pelatihan pemakaian Sistem Informasi Penilaian Kesehatan Hutan (SIPUT), Aplikasi DgT Diagnosis, dan Aplikasi CrownScope.

 

2. Pelatihan pemantauan kesehatan hutan manrove dengan teknik Forest Health Monitoring (FHM).

 

3. Penjelasan mengenai teknik konservasi kesehatan hutan mangrove.

 

Demonstrasi aplikasi dilakukan secara langsung oleh Bapak Rico Andrian, S.Si., M.Kom., Ibu Erin Citra, M.Kom., dan Ibu Ossi Dwi Endah Wulansari, S.Si., M.T.

 

Pelatihan pemantauan kesehatan hutan dilakukan oleh Bapak Prof. Dr. Rahmat Safe’i, S.Hut., M.Si. Serta penjelasan mengenai teknik konservasi kesehatan hutan mangrove oleh Bapak Dr. Ir. Gunardi Djoko Winarno, M.Si. Kegiatan berlangsung interaktif melalui metode ceramah, demonstrasi, dan sesi tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman peserta.

 

Pendampingan ini diharapkan menghasilkan luaran yang terukur, antara lain peningkatan keterampilan mitra dalam menilai kesehatan mangrove, pencatatan data kesehatan hutan mangrove dengan sistem digital, penerapan aplikasi mobile untuk identifikasi kerusakan pohon mangrove, serta teknik konservasi kesehatan hutan mangrove.