Bandar Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati Kelompok 13 membuktikan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya sebatas menjalankan program kerja, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat.
Selama 40 hari pelaksanaan KKL-PPM, kelompok yang beranggotakan 20 mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas ini sukses menggelar berbagai program sosial, kesehatan, hingga kegiatan gotong royong yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Ketua Kelompok 13 KKL-PPM Universitas Malahayati, Fatur Rohman Mudia Mulya, mengatakan salah satu program yang paling diminati masyarakat adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan bersama Posyandu Kelurahan Imopuro.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Pesertanya mulai dari anak-anak hingga lansia,” ujarnya.
Menurut Fatur, pemeriksaan kesehatan yang diberikan disesuaikan dengan kelompok usia.
Balita mendapatkan layanan pemeriksaan tumbuh kembang, pengukuran berat badan, tinggi badan, serta pemantauan status gizi. Sementara bagi lansia dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat.
Tak hanya memberikan layanan kesehatan, para mahasiswa juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat agar dapat mencegah berbagai penyakit sejak dini.
Selain bidang kesehatan, Kelompok 13 juga berkolaborasi dengan TNI dan Polri menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT Kodam XXI/RI ke-1 sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Fatur.
Kepedulian sosial para mahasiswa juga diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu.
Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan data yang diperoleh dari aparat setempat agar tepat sasaran.
“Bantuan sembako kami berikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapannya bisa sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka,” ungkapnya.
Meski sejumlah program telah terlaksana, kegiatan KKL-PPM Kelompok 13 masih akan terus berlanjut hingga masa pengabdian berakhir.
Berbagai agenda pemberdayaan masyarakat telah disiapkan sebagai bentuk komitmen mahasiswa untuk terus memberikan manfaat bagi warga.
Fatur berharap kehadiran Kelompok 13 tidak hanya meninggalkan hasil program, tetapi juga menjadi kenangan baik bagi masyarakat Kelurahan Imopuro.
“Kami berkomitmen memberikan kontribusi terbaik selama KKL-PPM berlangsung. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi kenangan manis bagi masyarakat Metro Pusat,” pungkasnya.
