Lampung Timur — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dan Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Lampung Slamet Riyadi bertemu dengan 50 KPM PKH di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur dalam giat Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2).
Dalam kesempatan tersebut Gubernur meminta agar 1.543 Pendamping Sosial PKH Lampung dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna menekan angka kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lampung.
“Hemat saya kegiatan P2K2 ini adalah sarana paling efektif bagi Pendamping Sosial PKH dalam mengedukasi, memotivasi dan mengakselerasi KPM PKH menuju peningkatan kemandirian atau sejahtera keluar dari jerat kemiskinan, jelas Mirza.
Lebih jauh, Gubernur meminta agar Pendamping Sosial PKH dapat mengadvokasi program – program perlindungan sosial lainnya yang saat ini sedang di implementasikan oleh Pemerintah Pusat khususnya program PKH, Sembako, KIP, KIS serta Sekolah Rakyat yang menjadi fokus Pemerintah.
“Presiden kita telah meluncurkan berbagai program strategis nasional yang sasarannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera yang berada di desil 1 – 4 seperti KPM PKH. Melalui Sekolah Rakyat Presiden ingin agar anak yang berasal dari keluarga prasejahtera mendapatkan akses pendidikan berkualitas, bahkan sampai jenjang Kuliah melalui beasiswa KIP Kuliah, tambah Mirza.
Sementara Ketua Tim (Katim) PKH Provinsi Lampung Slamet Riyadi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Lampung serta Pemda Lampung Timur dalam kegiatan P2K2.
“Seluruh Pendamping Sosial PKH di Lampung siap bersinergi dan kolaborasi untuk Lampung Maju. Pegawai kami yang berjumlah 1.543 orang berupaya optimal memberikan pelayanan terbaik kepada 351.017 KPM PKH yang tersebar di 229 Kecamatan dan 2.654 Desa/kelurahan di Lampung, jelas Slamet.
Selanjutnya, Slamet di dampingi Katim PKH Lampung Timur menjelaskan bahwa capaian kinerja positif PKH Lampung diantaranya meliputi 4.319 KPM berhasil graduasi di tahun 2026, serta sebanyak 1.066 anak KPM PKH yang berhasil melanjutkan kuliah sejak 2017 – 2026.
Mudah – mudahan tahun depan jumlah anak KPM yang melanjutkan kuliah meningkat signifikan. Mengingat di tahun 2027, Gubernur Lampung akan melaunching program Satu Desa – Satu Sarjana. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan IPM dan penurunan kemiskinan di Lampung dalam jangka panjang, tegas Slamet yang juga penerima beasiswa Djarum Plus Universitas Lampung 2008.
