Ilustrasi AI penumpang KAI tujuan Palembang. Dok chat GPT

Mobilitas Warga Lampung Fluktuasi pada November 2025

Bandar Lampung (Infopenting.co.id) — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat pergerakan penumpang dan arus barang yang bervariasi sepanjang November 2025.

Secara umum, mobilitas masyarakat melalui moda transportasi darat dan udara mengalami perlambatan, sementara angkutan laut menunjukkan peningkatan.

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, M. Sabiel, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Tanjung Karang pada November 2025 mencapai 72.025 orang.

Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,81 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebanyak 72.611 penumpang.

“Penurunan ini relatif tipis dan menunjukkan adanya penyesuaian pola perjalanan masyarakat setelah periode aktivitas yang cukup tinggi pada bulan sebelumnya,” ujar M. Sabiel dalam rilisnya, Senin, 5 Januari 2026.

Sementara itu, arus penumpang kapal ferry yang berangkat melalui Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni justru mengalami peningkatan.

Pada November 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 44.436 orang atau naik 4,33 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 42.591 orang. Kenaikan ini mengindikasikan meningkatnya mobilitas antarwilayah melalui jalur penyeberangan.

Pada sisi lain, aktivitas bongkar muat barang pelabuhan utama Lampung menunjukkan tren melemah. Volume barang melalui Pelabuhan Panjang pada November 2025 tercatat sebesar 3.005.116 ton, turun 3,55 persen jika dengan bulan sebelumnya yang mencapai 3.115.642 ton.

Penurunan yang lebih dalam juga terjadi pada barang bongkar, yakni sebesar 948.248 ton atau menurun 10,83 persen dengan Oktober 2025 sebanyak 1.063.432 ton.

M. Sabiel menjelaskan bahwa penurunan volume bongkar muat barang dapat terpengaruh oleh faktor musiman serta penyesuaian aktivitas dan produksi akhir tahun.

Pada sektor transportasi udara, jumlah penumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Radin Inten II pada November 2025 tercatat sebanyak 52.102 orang, turun 2,77 persen dibandingkan Oktober 2025 yang mencapai 53.588 orang.

Sementara itu, penumpang pesawat yang datang juga mengalami penurunan sebesar 3,08 persen menjadi 50.837 orang, dari sebelumnya 52.451 orang.

“Secara keseluruhan, data ini menunjukkan adanya fluktuasi mobilitas masyarakat dan aktivitas logistik Lampung, yang masih terpengaruh oleh pergerakan ekonomi dan pola perjalanan musiman,” kata M. Sabiel.

BPS Lampung akan terus memantau perkembangan sektor transportasi dan logistik sebagai salah satu indikator penting dalam membaca aktivitas ekonomi dan pergerakan masyarakat di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *